Jadi YouTubers pemula

Untuk urusan intuisi bisnis, bisa dibilang Google adalah termasuk salah satu yang paling jago di dunia. Begitu banyak perubahan di dunia yang berawal dari sana. Sebut saja Android yang dibeli Google pada tahun 2005. Menyusul setahun kemudian, mereka memutuskan membeli Youtube yang pada saat itu hanyalah sebuah situs kecil yang baru berumur setahun. Sebenarnya masih banyak lagi akuisisi mengejutkan yang dilakukan Google dan hasilnya makin membuktikan bagaimana keistimewaan dan kelebihan intuisi bisnis mereka.

Kembali ke Youtube, sebenarnya apa sih keistimewaan Youtube sehingga dibeli dengan harga selangit (1,65 miliar dollar AS)?

Pertanyaan tentang apa keistimewaan YouTube terjawab sendiri seiring dengan berjalannya waktu. Setelah 12 tahun sejak diakuisisi, YouTube kini telah menjelma menjadi sebuah situs video sharing terbesar di dunia. Nama yang bukan hanya menghasilkan uang jauh lebih besar untuk Google, tapi juga untuk penggunanya!

Disitulah mungkin letak kehebatan bisnis Google. Ia membeli sebuah penemuan, dikemas lagi lalu kemudian manfaatnya dibagikan kembali kepada siapa saja yang berminat kepadanya. Di Youtube, sebagai viewer anda bisa nonton apa saja yang anda sukai. Sebagai publisher anda bisa membuat video dan menyebarkannya secara gratis. Youtube juga membuka peluang lebar bagi siapa saja yang tertarik untuk menjadikannya sebagai peluang untuk memperoleh penghasilan.

Hari ini, YouTube telah berkembang menjadi sebuah industri yang unik, dengan pengguna yang dapat menjadikan YouTube sebagai lahan untuk mendapatkan penghasilan dan sekaligus profesi baru, atau lebih dikenal dengan istilah “YouTuber”.

Siapapun bisa menjadi seorang YouTuber, baik perseorangan, kelompok, hingga perusahaan-perusahaan besar. YouTuber-YouTuber dengan misi dan target masing-masing itulah yang sangat berperan dalam membesarkan nama YouTube. Mereka secara rutin memproduksi video-video uniknya sendiri khusus untuk ditampilkan di YouTube dan kompensasinya memang tidak main-main. Banyak dari mereka yang berhasil meraih popularitas, kesuksesan dan uang berkat sinergi yang dirancang apik bersama YouTube.

Sampai disini, mungkin kita lantas bertanya-tanya, dari mana asal uang dan income para YouTuber ini? Apakah Google yang menggaji mereka? Kita saja yang nonton video-video mereka itu, kalau sanggup nonton dari pagi sampai besok pagi lagi tetap bisa, dan sampai hari ini tidak pernah merasa menerima tagihan dari Google untuk bayar alias gratis. Betul?

Lalu bagaimana YouTuber itu mendapatkan uang?

Jawabannya adalah iklan. ternyata di YouTube ada beberapa opsi tawaran periklanan yang dibuka oleh Google dan itulah yang dimanfaatkan para YouTuber sebagai sumber penghasilan. Jenis-jenis iklan YouTube adalah sebagai berikut:

Pertama, “Monetizing Options”
Ketika YouTuber atau misalnya anda, mengupload video di YouTube, anda diberi pilihan untuk bisa menyalakan pilihan “Monetize” atau memonetisasi video itu. Ini artinya, anda mengizinkan Youtube/ Google untuk menempatkan iklan di dalam video anda, dan sebagai timbal baliknya, anda akan mendapatkan bagi hasil dari iklan itu, dengan pembagian 45 persen untuk YouTube dan 55 persen untuk Youtuber/Anda. Penawaran iklan ini baru bisa diaktifkan apabila sebuah channel (akun) telah memiliki minimal 1000 subscriber (pengikut).

Pada dasarnya, ada tiga jenis iklan yang muncul dan dihitung sebagai sumber income. Iklan yang muncul di awal sebelum video, yang disebut “In-Stream Ads”, di pojok kanan atas halaman browser yang disebut “Display Ads”, dan yang ada di bawah video, “Overlay Ads”. YouTube dan Anda, mendapat uang setiap ada yang melihat iklan-iklan ini.

Sistem yang digunakan untuk menghitung jumlah pemasukan dari iklan ini adalah CPM, atau Cost Per Mille, artinya, nilai iklannya dibayar per 1.000 view video itu. Artinya 1 dollar AS CPM menunjukkan pengiklan akan membayar 1 dollar AS untuk setiap 1.000 view iklan itu di video Anda.

Kedua, “Brand Deals”
Memiliki subscriber dan viewer tinggi artinya Anda punya massa yang setia melihat video Anda. Dan di masa informasi ini, massa adalah raja. YouTuber yang memiliki massa bisa menarik banyak potensi untuk sponsor, pengiklan luar YouTube, atau bahkan program investor ke dalam channel youtube-nya, dan ini adalah sumber income lainnya dari YouTuber.

Dengan mendapatkan sponsor, YouTuber bisa mendapatkan bayaran untuk menempatkan brand placement atau iklan di luar sistem Google dalam video mereka, dengan harga yang bervariasi, tergantung sepopuler apa channelnya, dan sedalam apa keuntungan para sponsor.

Ketiga, “Celebrity Jobs”
Seperti yang pastinya juga sudah Anda perhatikan, belakangan ini makin banyak bintang-bintang di media mainstream, dan celebrity nasional ataupun internasional yang lahir dari YouTube. Beberapa dari mereka bahkan sukses mendunia, seperti Justin Beiber dan Psy.

Dari Indonesia sendiri, kita kenal Eka Gustiwana, Sacha Stevenson, atau program sukses dari Raditya Dika yang lahir dari YouTube dan kini ditayangkan oleh Kompas TV. YouTuber membuka diri dan bakat mereka untuk umum, dan dengan ini, membuka peluang untuk mendapatkan proyek-proyek publik, dari menjadi public speaker, TV host, sampai aktor di film layar lebar.

Tertarik menjadi seorang YouTuber yang sukses? Untuk menjadi seorang YouTuber sukses tidak cukup dengan sekedar mengupload video asal-asalan lalu berharap video anda akan dilihat banyak orang lalu iklan datang dan kemudian terima uang. Kita juga harus tahu bagaimana teknik membuat dan mengedit video yang baik sehingga disukai dan ditonton banyak orang. Bagaimana membuat judul dan cover video yang membuat orang tertarik untuk menonton, dan banyak lagi aspek lainnya yang perlu dipelajari.

Dimana kita bisa belajar menjadi YouTuber yang sukses dan mendapatkan ilmu yang materinya akan mengarahkan kita pada jalur kesuksesan?
Mencari di mesin pencari Google anda bisa menemukan banyak tips terkait YouTube dan YouTuber tapi apakah ada sumber yang lebih bisa dipercaya untuk mendapatkan materi yang lengkap dan lebih terarah? Ada, salah satunya yang sudah banyak direkomendasikan adalah MegaVideo.

Megavideo mengajarkan bagaimana cara membuat video berkualitas tanpa harus menggunakan peralatan mahal seperti Kamera DSLR atau Miroless, Lighting, Audio dll. Materi megavideo sengaja dibuat mudah dan menarik untuk segala usia. Bahkan anak-anak yang ingin belajar editing video bisa mengikuti dengan sangat mudah dan “fun”. Selengkapnya bisa dibaca disini.

The following two tabs change content below.

Sumber: Dimana Kita Bisa Belajar Menjadi YouTuber Yang Sukses? – Info Wirausaha, Peluang Usaha dan Tips Wirausaha Sukses http://wartawirausaha.com/2018/04/dimana-kita-bisa-belajar-untuk-menjadi-youtuber-yang-sukses/#ixzz5cNufnNQK
Under Creative Commons License: Attribution
Follow us: @ayoaction on Twitter | ayoaction on Facebook

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Memulai
%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close